" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > dakwah manhaj salaf < / h3 > " , " isi " :[ " ustadz , saya tarik ajar manhaj salaf karena santun ustad yang ngajar dan ajar suatu haq di kata haq dan bathil di kata bathil . " , " dan ahlusunnah ( wahaby kata ustad ) yang benar tentu memang sikap santun ( walaupun ada beberapa yang vulgar ) . " , " masalah dakwah ikut atau tidak , lama atau cepat waktu , tentu allah yang tentu . bukankah ada nabi yang dakwah lama , namun tidak dapat umat satu ? ! " , " kata iman ahmad  " jika ingkar mungkar hanya dapat caci dan hina , maka terus . tentu serta sabar " , " syukron ustadz mohon tanggap " ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " sun 27 january 2008 22 :30  " , "  9 . 550 views  n " , " n " , " n " , " ustadz , saya tarik ajar manhaj salaf karena santun ustad yang ngajar dan ajar suatu haq di kata haq dan bathil di kata bathil . " , " dan ahlusunnah ( wahaby kata ustad ) yang benar tentu memang sikap santun ( walaupun ada beberapa yang vulgar ) . " , " masalah dakwah ikut atau tidak , lama atau cepat waktu , tentu allah yang tentu . bukankah ada nabi yang dakwah lama , namun tidak dapat umat satu ? ! " , " kata iman ahmad  " jika ingkar mungkar hanya dapat caci dan hina , maka terus . tentu serta sabar " , " syukron ustadz mohon tanggap " , " n " , " r nbelajar agama islam pada dasar memang harus rujuk kepada " , " . karena kita tidak kenal agama ini kecuali lewat generasi salaf . tidak ada yang salah dari masalah ini . " , " namun yang perlu perhati , ciri khas dakwah salaf itu selain santun dalam dakwah , juga juga punya ciri penting , yaitu luas wawas dalam tetap al - haq dan al - bathil . " , " satu hal yang juga perlu catat baik - baik , begitu banyak orang yang aku bermanhaj kepada generasi salaf , namun telah teliti lebih jauh , nyata belum lagi terap ciri manhaj salaf dengan benar . " , " misal mudah tuduh buah buat bagai bid ' ah dan batil , padahal nyata hanya buah beda dapat . di mana masih banyak ulama yang tidak vonis bagai bid ' ah atau batil . ulama salaf adalah ulama yang punya luas dan luwes dalam masalah furu ' iyah , mereka erti betul mana yang benar - benar bid ' ah dan mana yang benar hanya urus khilafiyah . " , " umpama dalam masalah qunut pada shalat shubuh . mazhab al - hanafiyah tidak temu hadits yang shahih untuk jadi dasar , sehingga mereka sebut bahwa qunut pada shalat shubuh itu bid ' ah . " , " akan tetapi mazhab as - syafi ' iyah dan al - hanabilah dasar hadits yang sambung dan shahih , kata bahwa memang benar rasulullah sawmelakukan qunut pada shalat shubuh hingga beliau tinggal dunia . sehingga hukum " , " dalam mazhab asy - syafi ' i . " , " aneh , ada orang yang tidak tahu urus , tiba - tiba kata bahwa siapa sajayang shalat shubuh dengan laku qunut adalah ahli bid ' ah . dan karena itu dia adalah orang yang sesat . soal semua bid ' ah itu sesat . semua yang sesat itu masuk neraka . tambah aneh lagi , ungkap itu sebar di semua majelis taklim dan anggap bagai benar hakiki , bahkan jadi harga mati . " , " padahal beda dapat itu jadi antara ulama salaf sendiri , sudah jadi sejak awal kembang agama ini , bukan urus orang zaman sekarang . " , " demikian juga dalam masalah jumlah rakaat shalat tarawih . di dalam literatur salaf sendiri , ada kalang yang tetap jumlah hanya 11rakaat . siapa yang lebih dari 11 rakaat itu arti dia laku bid ' ah dan otomatis jadi sesat dan masuk neraka . " , " padahal para ulama salaf masih beda dapat tentang jumlah rakaat shalat tarawih . ada yang bilang 20 rakaat , ada juga yang sebut angka 36 rakaat . bahkan tidak sedikit yang kata boleh laku banyak - banyak . " , " yang beda dapat adalah para ulama salaf , bukan siapa siapa . apakah kita akan kata bahwa ulama salaf itu ahli bid ' ah , hanya lantar jadi beda dapat ? " , " ada pun al - imam muhammad bin abdul wahhab " , " sungguh bukan masuk orang yang hidup di zaman salaf , meski tetap bermanhaj salaf . beliau sungguh ulama yang lebih tekan aspek bersih aqidah , bukan ulama cara khusus yang dalam ilmu fiqih dan beda dapat di dalam . tidak , kita tidak pernah dapat karya - karya beliau di bidang fiqih , tidak juga di bidang kritik hadits . kitab beliau yang kenal luas adalah kitabut - tauhid . " , " satu hal lagi , jangan kita campur aduk pandang fiqih dan beda dapat yang ada pada generasi salaf dengan dapat - dapat al - imam ibnu taimiyah dan ibnul qayyim " , " dalam urus fiqih . apalagi kita tahu bahwa dua justru hidup jauh telah lewat generasi salaf . " , " jangan kita salah duga bahwa kita rasa sedang dakwah manhaj salaf , nyata yang kita sampai hanya dapat fiqih dari ibnu taimiyah yang hidup jauh telah generasi salaf . tanpa kurang rasa hormat kepada beliau bagai ulama , namun jangan salah persepsi bahwa pandang fiqih salaf hanya yang sesuai dengan pandang fiqih beliau . " , " jangan pula kita anggap bahwa yang salaf itu hanya imam ahmad bin hanbal saja , sedang al - imam abu hanifah , al - imam malik dan al - imam asy - syafi ' i yang hidup lebih dahulu dari mereka anggap bukan salaf . padahal imam ahmad adalah murid langsung al - imam asy - syafi ' i , bagaimana mungkin al - imam as - syafi ' i kata tidak bermanhajsalaf ? " , " jangan pula manhaj salaf itu ubah jadi semua dapat fiqih syeikh nashiruddin al - albani " , " . tanpa kurang rasa hormat kita kepada beliau dan ilmu , namun beliau pun seringkali selisih dapat para ulama di masa salaf dalam urus furu ' . itu sekali lagi bukti bahwa di kalang orang yang aku bermanhaj salaf sendiri pun juga tidak lepas dari beda dapat atau khilafiyah . " , " dan alangkah naif kalau sampai para ulama salaf hina hanya karena kita punya dapat yang beda dengan mereka . " , " bukankah dapat syeikh abdullah bin baz seringkali selisih dapat syeikh al - ' utsaimin dan syeikh al - albani ? " , " apakah kita masih saja prinsip bahwa siapa saja yang tidak dapat dengan dapat , arti dia sesat , ahlu bid ' ah dan masuk neraka ? " , " jadi selain urus santun dalam masalah bahasa , yang juga butuh dalam berdakwahadalah luas dalam wawas ilmu syariahdan dalam . orang ustadz harus pandai mem mana yang rupa masalah prinsip dasar dalam aqidah , di mana hal itu sudah tidak ada beda dapat lagi , tapi juga dia harus tahu mana wilayah yang luas serta mungkin jadi beda dapat , di mana para ulama salaf masih beda dapat karena tidak ada dalil yang " , " . " , " boleh saja orang cenderung kepada suatu dapat dan ajak murid - muri untuk ikut dapat , akan tetapi jelas tidak benar kalau sampai harus maki dan caci orang lain yang tidak dapat . apalagi sampai tuduh bagai ahli bid ' ah , sesat dan huni neraka . padahal nyata yang tuduh sesat dan bid ' ah itu justru dapat ulama di masa salaf dulu . "
